1. PERSIAPAN.

  1. Perarakan Menuju Depan Gereja dengan urutan:

  • 1 Ajuda Pembawa Salib

  • 2 Ajuda Pembawa Lilin yang ada tadahannya

  • Para Guru Calon Sambut Baru

  • Para Pembina Calon Sambut Baru

  • Para Orang Tua dan Calon Sambut Baru (Orang tua mengapit Calon Sambut Baru)

  1. Penyambutan di Depan Gereja(Oleh Imam Didampingi Ajuda Pembawa Air Berkat Dan Stribul).

Komentator:

Bapak-Ibu, saudara-saudari terkasih!

Anak-anak calon sambut baru bersama orang tua, para pembina dan pendidiknya sudah berada di depan pintu Gereja. Mereka akan diterima oleh Imam dan direciki dengan air suci lambang Yesus menerima anak-anak yang datang kepadanya. Marilah kita mengikuti dialog singkat antara Imam dan para orang tua atau pendampingnya.

Imam :Bapak-Ibu, saudara-saudari terkasih!Alangkah bahagianya saya menyaksikan Bapak-Ibu bersama anak-anak ke Gereja di hari yang cerah ini.Maksud apakah kalian berarak ke Gereja ini ?

Semua orang tua Calon Sambut Baru :

Kami ingin agar anak-anak kami dapat bertemu dengan Yesus dan bersatu dengan-Nya dalam “ Hostia Kudus.”

Imam : Syukur kepada Allah. Hendaknya kalian ingat bahwa, Yesus sangat mencintai semua orang di masa hidupnya. Bahkan Ia membiarkan anak-anak datang kepadanya. Ia memberkati mereka dan meletakkan tangan-Nya atas mereka. Dia juga meninggalkan suatu kenangan kepada kita pada Malam Perjamuan Terakhir yang di sebut “ Sakramen Ekaristi.” Dalam Ekaristi kita semua di undang sebagai saudara-saudari Yesus untuk merayakan pesta dan dalam pesta itu Tuhhan Yesus memberi dirinya agar kita sambut dan dikuatkan. Maka hari ini kita dengan khidmat ingin menghadap Altar Tuhan agar bersama anak-anak kita dapat menerimanya. Marilah kita memohon rahmat Tuhan dan berkatnya lewat recikan air suci lambang embun surgawi ini sebelum memasuki Gerejanya.

(Imam mereciki para calon Sambut Baru bersama orang tuanya, sementara percikan semua menyanyikan lagu Malaikat Tolong)

  1. Perarakan masuk ke dalam Gereja

I : Pertolongan kita atas nama Tuhan.

U : Yang menjadikan langit dan bumi.

(Sementara berarak masuk Gereja,lonceng Gereja Dibunyikan, anak-anak menyanyikan lagu Lonceng Memanggil. Rombongan berarak masuk ke dalam Gereja, berlutut atau hormat di depan altar, lalu mengambil tempat dalam keadaan berdiri, sementara petugas Pernyataan Tobat langsung mengambil tempat di mimbar Mazmur).

Lagu: Lonceng Memanggil

Di hari ini kita semua

Datanglah ke rumah Tuhan

Karena kita anak Allah

Bapa kita yang ada di Surga

Reff : Lonceng, lonceng memanggil aku

Dan hatiku tetap setia

Aku lari kepada Tuhan

Bapa kita yang ada di Surga

  1. RITUS PEMBUKA

  1. Lagu Pembuka (Sementara Itu Rombongan Berlutut)

  1. Tanda Salib dan Salam Pembuka

I : DalamNama Bapa dan Putra dan Roh Kudus.

U : Amin

I: Rahmat Tuhan kita Yesus Kristus, Cinta Kasih Allah Bapa dan Persekutuan Roh Kudus besertamu.

U: Dan sertamu juga.

  1. Ajakan dan Pernyataan Tobat oleh Imam

Imam : Anak-anak dan saudara-saudari yang Tuhan Yesus Kasihi !Marilah kita mengawali Perayaan Iman ini dengan menyesali segala dosa dan salah kita agar perayaan Pesta Komuni Pertama ini sungguh-sungguh membawa berkat bagi anak-anak kita serta keluarga kita.

Wakil Anak-anak Calon Sambut Baru

Ya Bapa Maha Baik, kami semua seringkali menyakiti hati-Mu. Kami tidak ikut perintah bapak-mama dan para guru kami. Kami sering lalai berdoa dan malas ke Gereja. Kami terkadang juga menyakiti hati teman-teman. Ya Bapa, kami sungguh menyesal dan mohon ampunilah dosa-dosa kami.

3 / 3 . 3 / 5 3 1 2 / 3 3 / 0 /

Tu-han ka- si-ha-ni- lah ka- mi

3 / 3 . 3 / 5 3 1 2 / 3 3 / 0 /

U : Tu-han ka- si-ha-ni- lah ka-mi

Wakil orang tua dari anak-anak Calon Sambut Baru

Seringkali kami gagal dalam membina Iman anak-anak kami dan kurang memperhatikan kesejahteraannya. Kami lebih suka menaruh minat terhadap urusan-urusan di luar rumah tangga kami. Kami kurang memberi tauladan yang baik kepada mereka. Kami sungguh menyadari dan menyesali semuanya ini. Maka dengan rendah hati kami mohon ya Bapa, ampunilah kami.

5 / 5 . 5 / 6 5 i 7 / 6 5 / 0 //

Kristus ka- si-ha-ni-lah kami

5 / 5 . 5 / 6 5 i 7 / 6 5 / 0 //

U :Kris-tus ka- si-ha-ni-lah kami

Para Guru ( Wakil Guru )

Tuhan Yesus Kristus, Guru dan Pembimbing kami.Tugasmu sebagai Guru, telah kau percayakan kepada kami untuk mendidik anak-anak ini di sekolah. Engkau tahu Tuhan, betapa sering kami kurang mengerti dan tidak peduli kepada mereka. Kami jrang memperkenalkan engkau kepada mereka. Kami mengajar dengan kata-kata dan tidak dengan teladan. Terkadang kami lalai membina Iman mereka. Kami lebih banyak memperhatikan kepentingan diri kami sendiri. Maka kami mohon, sudilah mengampuni kami Ya Bapa.

4 / 2. 2 / 2 3 43/ 21/ 0 //

Tu-han ka- si-ha-ni- lah ka- mi

4 / 2. 2/ 2 3 43/ 21/ 0 //

U : Tu-han ka- si-ha-ni- lah ka-mi

  1. Absolusi

I : Semoga Allah Yang Maha Kuasa, mengasihi kita, mengampuni dosa kita dan menghantar kita kehidupan yang kekal.

U: Amin.

  1. Lagu Kemuliaan : oleh Koor dan Umat

  1. Doa Pembuka ( Oleh seorang anak, semua anak ikut mengulangi )

A: Allah Bapa yang Maha Baik – Kami berterima kasih kepadamu – atas segala berkat yang kami terima. Terutama kami bersyukur – atas Yesus Puteramu – yang mau menjadi sahabat kami. Tolonglah kami – untuk mendengarkan Sabdanya – yang menjadi jalan hidup kami. Demi Kristus Tuhan Kami.

U : Amin.

( Lilin anak-anak calon Sambut Baru di padamkan )

  1. LITURGI SABDA :

  1. Komentator

Saudara-saudara terkasih. Bacaan-bacaan suci yang akan kita dengarkan memperlihatkan kasih dan kesetiaan Allah kepada kita dimana Korban Perjanjian Lama disempurnakan dalam korban Yesus di salib. Marilah kita membuka hati kita untuk mendengarkan Sabda Tuhan dengan penuh iman.

  1. Bacaan :

1 Kor. 11: 23-26

  1. Mazmur Tanggapan

  2. Bait Pengantar Injil

  3. Bacaan Injil

Lukas 9:11-17 (atau Yohanes 6:48-59)

  1. Homili (oleh Imam)

  2. Aku Percaya ( Anak Calon Sambut Baru maju ke panti Imam dan langsung menyalakan lilin Komuni Pertama )

  1. UPACARA PENERIMAAN RESMICALON SAMBUT BARU

Komentator :

Saudara-saudari terkasih !

Kini kita memasuki upacara penerimaan resmi para Calon Sambut Baru. Maka marilah kita mengikuti dialog berikut ini :

Pembina :

Bapak Pastor yang terhormat !

Di sini telah siap anak-anak Calon Sambut Baru dari Paroki kita. Mereka memohon, agar diperkenankan menerima Komuni Pertama pada hari ini. Mereka adalah…………..( Nama Anak-anak Calon Sambut Baru dipanggil satu per-satu dan mereka menjawab : Ya, Saya Hadir )

Imam : Apakah anak-anak ini telah dipersiapkan untuk menerima Tuhan Yesus dalam Ekaristi Kudus ini ?

Pembina : Ya, anak-anak ini sudah dipersiapkan untuk mengenal kasih Allah dalam hidupnya setiap hari. Mereka sadar bahwa kasih Allah Bapa yang tersbesar adalah memberikan anaknya sendiri, yakni: Tuhan Yesus Kristus menjadi teman hidup dari anak-anak Calon Sambut Baru ini setiap hari.

Imam : Anak-anak yang dicintai Tuhan Yesus !Katakanlah sendiri. Apakah keinginanmu ?

Anak-anak : Bapak Pastor, Kami ingin menyambut Tubuh Tuhan kita Yesus Kristus.

Imam : Mengapa kamu ingin menyambut Tuhan Yesus ?

Anak-anak : Sebab kami ingin agar Tuhan Yesus menjadi sahabat kami setiap hari.

Imam : Anak- anak terkasih !Apakah kalian berjanji menghadiri Misa Suci pada setiap hari Minggu, sering menerima Sakramen Tobat dan Sakramen Maha Kudus ?

Anak-anak : Ya kami berjanji !

Imam : Anak-anak yang Tuhan Yesus Kasihi !Tuhan Yesus datang untuk menjadi sahabatmu. Semoga kalian selalu setia kepada-Nya, baik di rumah maupun di sekolahmu dan juga di dalam masyarakat.

Anak-anak : Syukur Kepada Allah.

  1. Percikan Air Suci oleh Imam sementara anak-anak menyanyikan lagu Tuhan Kini Kuulangi. Setelah percikan air berkat anak-anak kembali ke tempat.

Lagu : Tuhan Kini Kuulangi.

Tuhan kini kuulangi, janji permandianku

Setia beriman lurus, dalam Gereja Tuhan

Syukur kepada-Mu Bapa, sebab rahmat permandian

Tak pernah kuingkari.

Alangkah bahagianya, bersatu dengan Kristus.

Jadi anak Allah yang sah, dan ahli waris surga

Sungguh beruntunglah aku, menjadi anggota Kristus

Aku percaya Tuhan.

Di dalam Imamat Kristus, Aku hendak berkurban

Demi keluhuran Bapa, dan selamat umat-Nya

Aku telah diurapi, untuk perjuangan suci

Bagi-Nya hidup mati.

  1. Doa Umat :

Imam : Ya Allah, Bapa mahabaik, engkau telah menganugerahkan kasih sayangmu yang besar kepada kami. Maka kami mohon sudilah engkau mendengarkan doa-doa umat-Mu yang bergembira pada hari Komuni Pertama bagi anak-anak kami ini.

Wakil Anak :

Ya Bapa, terima kasih untuk segala kasih-Mu yang kami terima lewat bapak dan mama, kakak-adik, kawan-kawan, para guru, team pembina dan Imam kami. Semoga engkau memberkati mereka semua.

Marilah Kita Mohon……….

Wakil orang tua :

Ya Tuhan, engkau telah menitipkan dan menganugerahkan anak-anak ini kepada kami sebagai hasil cintamu. Semoga dengan menyambut Tuhan Yesus, mereka semakin berkenan kepada-Mu dan sesamanya.

Marilah Kita Mohon…………

Wakil Pembina :

Ya Bapa, Semoga kasih-Mu yang diterima anak-anak hari ini, dapat menghasilkan buah dalam hidup mereka.

Marilah Kita Mohon……………

Wakil Umat :

Ya Tuhan, semoga seluruh umat dalam Paroki ini, keluarga-keluarga, kaum remaja Kau berkati, agar mereka dapat menjadi contoh yang baik bagi anak-anak kami, dan persatukanlah kami semua dengan Yesus Kristus Putera-Mu dan Tuhan Kami.

Marilah Kita Mohon……………

Imam : Ya Bapa, inilah doa-doa kami ya Tuhan, semoga engkau mendengar dan mengabulkannya. Demi Kristus Tuhan Kami.

Umat : Amin.

  1. LITURGI EKARISTI

  1. Komentator

Bapak/ibu, saudara/i dan anak-anak yang dikasihi Tuhan Yesus. Tuhan Yesus telah mempersembahkan diri-Nya sendiri untuk menyelamatkan kita. Marilah kita satukan juga persembahan diri kita bersama Dia sebagai wujud syukur kita kepada Bapa di Surga.

  1. Perarakan Persembahan

(Diiringi lagu dan tarian. Setelah tiba di depan altar, para pembawa persembahan berdoa):

Anak Pembawa Piala:

Ya Yesus Tuhan dan Sahabat kami, ke dalam piala ini kami mengisi cita-cita dan masa depan kami. Kami persembahkan segala suka-duka yang sudah dialami oleh bapak-mama kami. Semoga Engkau mempersatukannya dengan kurban salib-Mu demi keselamatan kami. Amin.

Anak Pembawa Sibori:

Ya Yesus Tuhan dan Allah kami, bersama hostia dalam sibori ini kami persembahkan diri kami masing-masing. Semoga dalam persatuan kami dengan persembahan diri-Mu kepada Bapa di Surga, kami mendapat berkat yang melimpah. Amin.

Anak Pembawa Bunga:

Ya Tuhan Yesus, inilah serangkaian bunga lambang kesiapan kami untuk menerima Dikau. Inilah tanda cinta kami kepada-Mu, kepada orang tua, kakak-adik, teman-teman dan para penjasa kami. Berkatilah kami semua agar tetap menjadi anak ang baik. Amin.

Wakil Orang Tua:

Ya Allah Bapa pencipta kami. Terimalah bahan segenap persembahan dan derma kami, hasil usaha dan kerja kami sehari-hari. Berkatilah kami agar tetap tekun, sabar, tabah dan setia, serta membawa hasil yang melimpah bagi keluarga kami. Amin.

  1. Lagu Persiapan Persembahan: (Koor)

  2. Doa Persembahan

I : Bapa yang Maha Baik, segala yang kami butuhkan telah kami terima dari kemurahan-Mu. Kami mohon terimalah persembahan roti dan anggur, bunga dan hasil bumi, sumbangan dan diri kami di hari Komuni Pertama anak-anak-Mu ini. Semoga karenanya kami bahagia dan hidup rukun-damai. Demi Kristus Tuhan dan Pengantara kami.

U : Amin.

(anak-anak langsung keluar menuju ke depan altar lalu lilin dinyalakan)

  1. Doa Syukur Agung IX

I : Tuhan Sertamu atauI : Tuhan bersamamu

U : Dan sertamu juga U : Dan bersama rohmu.

I : Marilah mengarahkan hati kepada Tuhan

U : Sudah kami arahkan

I : Marilah bersyukur kepada Tuhan, Allah kita

U : Sudah layak dan sepantasnya

I : Bapa yang Baik, hari in kami sangat bergembira. Hati kami penuh rasa terima kasih, dan bersama Yesus kami bersukaria di hadapan-Mu.

5 / 5 . 6 5 4 / 3 . 1 3 / 5 . 4 3 2 / 3 . . //

U : Ter- pu- ji- lah Eng kau yang me nya yangi ka mi

I : Begitu besar kasih-Mu sehingga dunia yang luas dan indah ini Engkau ciptakan bagi kami.

U : Terpujilah Engkau yang menyayangi kami.

I : Begitu besar kasih-Mu sehingga Putera-Mu Yesus Engkau utus mengantar kami kepada-Mu.

U : Terpujilah Engkau yang menyayangi kami.

I : Begitu besar kasih-Mu sehingga kami Engkau satukan dengan Yesus dan Engkau angkat menjadi anak-anak dalam satu keluarga.

U : Terpujilah Engkau yang menyayangi kami

I : Karena kasih-Mu yang begitu besar, kami bersyukur kepada-Mu dan bersama para malaikat serta para kudus di Surga kami memuji Engkau dengan gembira sambil bernyayi:

  1. Lagu Kudus (Koor dan Umat)

I : Bapa, sungguh terpujilah Yesus yang Engkau utus! Ia menjadi sahabat anak-anak dan orang miskin. Ia sendiri datang untuk menunjukkan kepada kami bagaimana kami dapat mengasihi Engkau dan mengasihi satu sama lain. Ia membersihkan hati kami dari segala kejahatan yang menghalangi persahabatan dan dari kebencian yang membuat kami tidak bahagia. Ia menjanjikan Roh Kudus yang akan mendampingi kami setiap hari agar kami hidup sebagai anak-anak-Mu.

5 5 / 5 . 6 5 4 / 3 . 1 3 / 5 . 4 3 2 / 3 . .

U : Diber – ka – ti – lah yang da -tang da – lam nama Tu- han

5 / 5 . 6 5 4 / 3 . 1 3 / 5 . 4 3 2 / 3 . //

Ter-pu – ji – lah Engkau di Sur – ga

I : Kami mohon kepada-Mu ya Allah, Bapa kami, utuslah Roh Kudus-Mu ke atas persembahan roti dan anggur ini, agar menjadi Tubuh dan Darah Yesus Kristus Tuhan kami.

Sebab pada malam sebelum menderita sengsara, dalam perjamuan bersama para murid-Nya, Ia menampakkan cinta kasih-Mu yang tak terhingga;

Ia mengambil roti, mengucap syukur kepada-Mu, memecah-mecahkan roti itu, dan memberikannya kepada mereka seraya berkata:

TERIMALAH DAN MAKANLAH:

INILAH TUBUH-KU YANG DISERAHKAN BAGIMU.

5 / 5 . 6 5 4 / 3 . 1 3 / 5 . 4 3 2 / 1 2 3 . //

U : I- ni- lah Ye- sus yang di- kur- ban-kan ba- gi ki- ta

I : Demikian pula Ia mengambil piala berisi anggur, berdoa sambil mengucap syukur kepada-Mu, dan memberikan piala itu kepada mereka seraya berkata:

TERIMALAH DAN MINUMLAH:

INILAH PIALA DARAH-KU, DARAH PERJANJIAN BARU DAN KEKAL YANG DITUMPAHKAN BAGIMU DAN BAGI SEMUA ORANG DEMI PENGAMPUNAN DOSA.

U : Inilah Yesus yang dikurbankan bagi kita

I : Kemudian Yesus berkata: LAKUKANLAH INI UNTUK MENGENANGKAN DAKU.

Anamnesis:

I : Setiap kali kita makan roti ini dan minum dari piala ini, kita menyatakan iman kita

U : Wafat-Mu kami kenang, ya Tuhan yang bangkit mulia. Datanglah, umat-Mu menanti penuh iman dan harapan

(atau dipilih salah satu dari TPE)

I : Maka ya Bapa yang penuh kasih, kami mengenangkan wafat dan kebangkitan Yesus, Penebus dunia, yang menyerahkan diri bagi kami agar kami dapat bersahabat kembali dengan Dikau.

5 / 5 . 6 5 4 / 3 . 1 3 / 5 . 4 3 2 / 3 . . //

U : Ter-pu- ji- lah Eng- kau yang me- nya- tu-kan ka- mi

I : Kami mohon, ya Tuhan, Allah kami, kurniakanlah Roh cinta kasih kepada semua orang yang ikut serta dalam perjamuan ini. Semoga kami semua semakin bersatu di dalam Gereja, bersama Bapa Suci Benediktus XVI, Bapa Uskup kami Dominikus, serta semua Uskup dan semua yang melayani umat-Mu.

U : Terpujilah Engkau yang menyatukan kami.

I : Ya Bapa, berkatilah juga semua orang yang kami kasihi…, berkatilah juga mereka yang kurang kami perhatikan. Selamatkanlah orang-orang yang sudah meninggal…, dan terimalah mereka di dalam rumah-Mu.

U : Terpujilah Engkau yang menyatukan kami.

I : Ya Bapa, semoga akhirnya semua sahabat Yesus berkumpul di Surga merayakan pesta abadi bersama Santa Perawan Maria, Bunda Allah dan Bunda kami.

U : Terpujilah Engkau yang menyatukan kami.

I : Dengan pengantaraan Kristus, bersama Dia dan dalam Dia, bagi-Mu Allah Bapa yang mahakuasa, dalam persekutuan dengan Roh Kudus, segala hormat dan kemuliaan sepanjang segala masa.

U : Amin.

(Anak-anak kembali ke tempat masing-masing).

  1. Bapa Kami

  2. Doa Damai (Anak-anak menyalami orang tua)

  3. Pemecahan Hostia oleh Imam diiringi lagu Anak Domba Allah

  4. Doa Menjelang Komuni (Semua Berlutut)

Anak-Anak (dipimpin oleh seorang anak dan yang lain mengulang):

Tuhan Yesus Kristus – hati kami sudah siap – untuk menyambut-Mu. Datanglah ya Tuhan Yesus – kami rindu kepada-Mu. Amin

I : Saudara-saudara terkasih. Tuhan Yesus bersabda, “Barang siapa makan Tubuh-Ku dan minum Darah-Ku tinggal dalam Aku dan Aku dalam dia.” Oleh karena itu berbahagialah kita yang diundang ke perjamuan-Nya.

U : Ya Tuhan, saya tidak pantas Engkau datang pada saya, tetapi bersabdalah saja, maka saya akan sembuh.

  1. Komuni (Anak-anak menerima komuni dalam dua rupa – Imam mencelupkan Hostia Kudus ke dalam Anggur dalam Piala dan memberikan kepada anak-anak).

I : Tubuh dan Darah Kristus

AA : Amin.

  1. Doa Syukur anak-anak sesudah Komuni

Anak-Anak (dipimpin oleh seorang anak dan yang lain mengulang):

Tuhan Yesus Kristus – hati kami sangat bergembira – karena telah menyambut-Mu. Kami bergembira – karena Engkau mau menjadi sahabat kami. Bantulah kami – agar kami selalu setia kepada-Mu – di mana saja kami berada. Terima kasih Tuhan Yesus. Amin

  1. Doa Penyerahan Kepada Santa Perawan Maria oleh Anak-Anak

(Anak-anak maju ke depan patung Santa Perawan Maria)

Ya Santa Perawan Maria, Bunda Yesus dan Bunda kami, kami menyerahkan seluruh diri kami kepadamu. Kami juga menyerahkan jiwa dan badan kami, pekerjaan dan cita-cita, suka dan duka kami kepadamu. Jadikanlah kami milikmu. Doakanlah kami, supaya di mana saja kami hidup sebagai pengikut Yesus, yang selalu menyatakan belas kasih Bapa di Surga dengan perkataan dan perbuatan kami setiap hari. Ya Santa Perawan Maria, doakanlah kami sekarang dan pada waktu kami mati. Amin.

Salam Maria 3X dan Kemuliaan

Lagu Maria (Oleh Koor, Anak-Anak dan Orang Tua)

(Sementara Lagu Maria dinyanyikan anak-anak kembali ke tempat masing-masing)

  1. Pemberkatan dan Penyerahan Harta Rohani

Imam memberkati Sarana Rohani yang disiapkan orang tua, dilanjutkan dengan penyerahan Sarana Rohani (Alkitab, Rosario, Buku Doa dan Nyanyian) oleh orang tua kepada anak-anak.

  1. Doa Penutup

I : Marilah berdoa:

Allah Bapa kami yang Mahapengasih dan penyayang, kami bersyukur sepenuh hati kepada-Mu, karena Engkau menganugerahi Tubuh dan Darah Putera-Mu kepada kami. Kami mohon, ajarilah kami memahami dan menghayati, bahwa Engkau mau tetap hadir di tengah-tengah kami serta senantiasa mendampingi kami, sehingga apa yang kami lakukan untuk mengenangkan Dikau menjadi titik permulaan perjamuan abadi. Demi Kristus Putera-Mu yang hidup dan bertahta bersama dengan Dikau dalam persetuan dengan Roh Kudus, kini dan sepanjang segala masa.

U : Amin

  1. Sambutan-Sambutan

-. Wakil Orang Tua

-. Kepala Sekolah

-. Pastor

  1. RITUS PENUTUP

  1. Berkat dan Perutusan

  2. Lagu Penutup